Pelengkap UTS, ETIKA TEKNOLOGI
Bismillah, Artikel ini di rampungkan untk
memenuhi UTS Mata kuliah Etika Teknologi . kepada ibu dosen yang kami cintai
dan hormati, terimakasih dan maaf untuk artikel yang sederhana ini.
Disini di bagi 3 bagian yang pertama mengenai
tools, kedua mengenai hardware dan terakhir pencegahan atau anti IT Forensik.
Tanpa banyak pembukaan dan mukadimah,
Bismillah ….
1.
Tools
IT Forensik
1.
Antiword
Antiword
merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk menampilkan teks dan gambar
dokumen Microsoft Word. Antiword hanya mendukung dokumen yang dibuat oleh MS
Word versi 2 dan versi 6 atau yang lebih baru.
2.
Autopsy
The Autopsy Forensic Browser merupakan
antarmuka grafis untuk tool analisis investigasi diginal perintah baris The
Sleuth Kit. Bersama, mereka dapat menganalisis disk dan filesistem Windows dan
UNIX (NTFS, FAT, UFS1/2, Ext2/3).
3.
Binhash
Binhash merupakan sebuah program sederhana
untuk melakukan hashing terhadap berbagai bagian file ELF dan PE untuk
perbandingan. Saat ini ia melakukan hash terhadap segmen header dari bagian
header segmen obyek ELF dan bagian segmen header obyekPE.
4. Sigtool
Sigtcol merupakan tool untuk manajemen
signature dan database ClamAV. sigtool dapat digunakan untuk rnenghasilkan
checksum MD5, konversi data ke dalam format heksadesimal, menampilkan daftar
signature virus dan build/unpack/test/verify database CVD dan skrip update.
5.
ChaosReader
ChaosReader merupakan sebuah tool freeware
untuk melacak sesi TCP/UDP/… dan mengambil data aplikasi dari log tcpdump. la
akan mengambil sesi telnet, file FTP, transfer HTTP (HTML, GIF, JPEG,…), email
SMTP, dan sebagainya, dari data yang ditangkap oleh log lalu lintas jaringan.
Sebuah file index html akan tercipta yang berisikan link ke seluruh detil sesi,
termasuk program replay realtime untuk sesi telnet, rlogin, IRC, X11 atau VNC;
dan membuat laporan seperti laporan image dan laporan isi HTTP GET/POST.
6.
Chkrootkit
Chkrootkit merupakan sebuah tool untuk
memeriksa tanda-tanda adanya rootkit secara lokal. la akan memeriksa utilitas
utama apakah terinfeksi, dan saat ini memeriksa sekitar 60 rootkit dan
variasinya.
7.
Dcfldd
Tool ini mulanya dikembangkan di Department
of Defense Computer Forensics Lab (DCFL). Meskipun saat ini Nick Harbour tidak
lagi berafiliasi dengan DCFL, ia tetap memelihara tool ini.
8.
Ddrescue
GNU ddrescue merupakan sebuah tool
penyelamat data, la menyalinkan data dari satu file atau device blok (hard
disc, cdrom, dsb.) ke yang lain, berusaha keras menyelamatkan data dalam hal
kegagalan pembacaan. Ddrescue tidak memotong file output bila tidak diminta.
Sehingga setiap kali anda menjalankannya kefile output yang sama, ia berusaha
mengisi kekosongan.
9.
Foremost
Foremost
merupakan sebuah tool yang dapat digunakan untuk me-recover file berdasarkan
header, footer, atau struktur data file tersebut. la mulanya dikembangkan oleh
Jesse Kornblum dan Kris Kendall dari the United States Air Force Office of
Special Investigations and The Center for Information Systems Security Studies
and Research. Saat ini foremost dipelihara oleh Nick Mikus seorang Peneliti di
the Naval Postgraduate School Center for Information Systems Security Studies
and Research.
10.
Gqview
Gqview
merupakan sebuah program untuk melihat gambar berbasis GTK la mendukung beragam
format gambar, zooming, panning, thumbnails, dan pengurutan gambar.
11.
Galleta
Galleta merupakan sebuah tool yang
ditulis oleh Keith J Jones untuk melakukan analisis forensic terhadap cookie
Internet Explorer.
12.
Ishw
Ishw (Hardware Lister) merupakan sebuah
tool kecil yang memberikan informasi detil mengenai konfigurasi hardware dalam
mesin. la dapat melaporkan konfigurasi memori dengan tepat, versi firmware,
konfigurasi mainboard, versi dan kecepatan CPU, konfigurasi cache, kecepatan
bus, dsb. pada sistem t>MI-capable x86 atau sistem EFI.
13.
Pasco
Banyak penyelidikan kejahatan komputer
membutuhkan rekonstruksi aktivitas Internet tersangka. Karena teknik analisis
ini dilakukan secara teratur, Keith menyelidiki struktur data yang ditemukan
dalam file aktivitas Internet Explorer (file index.dat). Pasco, yang berasal
dari bahasa Latin dan berarti “browse”, dikembangkan untuk menguji isi file
cache Internet Explorer. Pasco akan memeriksa informasi dalam file index.dat
dan mengeluarkan hasil dalam field delimited sehingga dapat diimpor ke program
spreadsheet favorit Anda.
14.
Scalpel
Scalpel adalah sebuah tool forensik yang
dirancang untuk mengidentifikasikan, mengisolasi dan merecover data dari media
komputer selama proses investigasi forensik. Scalpel mencari hard drive, bit-stream
image, unallocated space file, atau sembarang file komputer untuk
karakteristik, isi atau atribut tertentu, dan menghasilkan laporan mengenai
lokasi dan isi artifak yang ditemukan selama proses pencarian elektronik.
Scalpel juga menghasilkan (carves) artifak yang ditemukan sebagai file
individual.
2.
Hardware
yang digunakan
Untuk
Menganalisis Barang Bukti dalam Bentuk Elektronik atau Data seperti :
•
NB/Komputer/Hardisk/MMC/CD/Camera Digital/Flash Disk dan SIM Card/HP
•
Menyajikan atau menganalisis Chart Data Komunikasi Target
•
Menyajikan atau Analisis Data isi SMS Target dari HP
•
Menentukan Lokasi/Posisi Target atau Maping
•
Menyajikan Data yg ada atau dihapus atau Hilang dari Barang Bukti Tersebut
Data
atau barang bukti tersebut diatas diolah dan dianalisis menggunakan software
dan alat khusus untuk dimulainya IT Forensik, Hasil dari IT Forensik adalah
sebuah Chart data Analisis komunikasi data Target.
Berikut
prosedur forensik yang umum di gunakan antara lain :
1.
Membuat copies dari keseluruhan log data, files, daln lain-lain yang dianggap
perlu
Pada media terpisah
2.
Membuat finerptint dari data secara matematis.
3.
Membuat fingerprint dari copies secvara otomatis.
4.
Membuat suatu hashes masterlist
5.
Dokumentasi yang baik dari segala sesuatu yang telah dikerjakan.
Sedangkan
menurut metode Search dan Seizure adalah :
1.
Identifikasi dan penelitian permasalahan.
2.
Membaut hipotesa.
3.
Uji hipotesa secara konsep dan empiris.
4.
Evaluasi hipotesa berdasarkan hasil pengujian dan pengujian ulang jika hipotesa
Tersebut jauh dari apa yang diharapkan.
5.
Evaluasi hipotesa terhadap dampak yang lain jika hipotesa tersebut dapat
diterima.
3.
Anti
IT Forensik
Bila terdapat IT forensik yang melakukan investigasi data, terdapat Anti
Forensik yang berusaha untuk melawannya. Anti forensik akan mengamankan
data-data yang telah tersimpan agar tidak sampai kepada pihak-pihak yang ingin
melakukan penyadapan. Apakah anda masih ingat kasus pembongkaran atas
penyadapan telepon Presiden SBY oleh amerika? Profesi IT forensic menjadi salah
satu yang dipanggil untuk dilakukannya konsultasi.
Teknik-teknik yang dapat di pakai untuk Anti Forensik terbilang lebih
beragam, misalnya untuk melakukan perlindungan data perusahaan ataupun
penghilangan jejak transaksi yang dilakukan. Beberapa teknik yang digunakan
untuk anti forensik :
1. Enkripsi
Enkripsi adalah teknik klasik untuk mengubah format yang akan dikirimkan
kepada pihak lain agar hanya dapat di baca oleh penerima saja. Dengan teknik
dan tool enkripsi yang baik data-data yang telah di ubah formatnya walaupun
telah tercuri oleh pihak ketiga, namun tidak dapat untuk dibaca ataupun diakses
paket datanya.
2. Steganografi
Seni untuk menyembunyikan data dalam bentuk lain dalah steganografi.
Data tersebut di sembunyikan dan di kirimkan dalam bentuk format file lain.
Teknik ini dilakukan untuk mengelabui para forensik, contohnya adalah mengubah
format extensi file menjadi mp3 agar di kira mengirimkan lagu namun sebenarnya
bukan file lagu.
3. Hash Collision
Hash digunakan sebagai identitas suatu file. Algoritma hash yang umumnya
digunakan adalah md5. Dalam komputer forensik, hash dipakai untuk integritas
suatu file. Pada maret 2005, Xiayun Wang dan Hong Bo Yu berhasil membuat dua
file berbeda dengan hash md5 yang sama. Ilmu komputer forensic pun akan semakin
sulit menentukan data yang original.
4. Process Dump
Bermain aman di memory tanpa menyentuh area penyimpanan seperti hard
disk. Dengan melakukan sesuatu pada memory proses tracking akan menjadi tidak
mungkin untuk dilakukan karena sistem hanya menyimpan data-data tersebut secara
sementara ketika komputer di gunakan dan tak akan meninggalkan jejak untuk di
track.
5. Clear imprint
Menghilangkan jejak aktivitas seperti pada proses penggunaan layanan
internet. Menggunakan IP address privat dan ISP yang hanya bekerja sama dengan
pengguna. Para hacker menggunakan cara tersebut untuk menghilangkan jejak
percobaan pembobolan suatu sistem ketika melakukan aksisnya.
Anti forensic merupakan ilmu yang digunakan untuk meminimalisasi upaya
pencurian rutin data penting. Ilmu forensic pun tidak di ajari secara
terang-terangan pada institut pendidikan sama halnya dengan dunia hacking.
Terdapat komunitas yang secara underground mengajari hal-hal tersebut.
Demikian Artikel yang sangat sederhana dan
jauh dari kata sempurna, ini ….
Terimakasih, Wasalam.
Sumber
http://iqbalhabibie.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/30322/4.IT+forensics.pdf
Komentar
Posting Komentar